Cari Blog Ini

Breaking News

Keributan di Bukit Alahu Bahar Diduga Dipicu Pungli Terhadap Sopir Minyak Mentah


Muaro Jambi -  Hallo Siginjai – Keributan yang melibatkan sejumlah orang dan sopir pengangkut minyak mentah terjadi di kawasan Bukit Alahu Bahar, Kabupaten Tebo, Jambi, pekan lalu. Dugaan pemicu insiden adalah permintaan uang secara paksa yang dilakukan sekelompok orang yang mengaku berasal dari sebuah LSM.

Berdasarkan keterangan warga dan sopir di lokasi, permintaan uang itu muncul saat truk-truk pengangkut minyak mentah melintas di jalur tersebut. Saat ditolak, terjadi adu mulut yang kemudian berkembang menjadi keributan.

“Memang sering ada yang minta uang di sana. Kali ini sopirnya nggak mau kasih, langsung ribut,” kata seorang warga yang menyaksikan kejadian, Jumat (22/5). Ia meminta namanya tidak disebutkan karena khawatir terhadap keselamatannya.

Situasi memanas setelah salah satu orang yang terlibat dalam keributan diduga mengeluarkan senjata api. Aksi itu membuat sopir dan warga yang berada di sekitar lokasi berhamburan.

Hingga kini belum ada keterangan resmi dari Polres Muaro Jambi terkait insiden tersebut. Upaya konfirmasi yang dilakukan wartawan belum mendapat jawaban.

Kawasan Bukit Alahu Bahar memang dikenal sebagai jalur angkutan minyak mentah ilegal. Aktivitas ini sudah berlangsung lama dan kerap dikeluhkan warga karena merusak infrastruktur jalan serta menimbulkan potensi bahaya kebakaran.

Pakar hukum pidana Universitas Jambi, Ruslan Abdul Ghani . SH menyebut jika terbukti ada unsur pemaksaan, tindakan tersebut masuk kategori pemerasan sesuai Pasal 368 KUHP dengan ancaman pidana maksimal 9 tahun penjara.

Sementara kepemilikan senjata api tanpa izin dapat dijerat Pasal 1 UU Darurat No. 12 Tahun 1951 dengan ancaman pidana mati, penjara seumur hidup, atau penjara sementara setinggi-tingginya 20 tahun.

Masyarakat mendesak aparat penegak hukum segera melakukan penyelidikan dan menertibkan aktivitas ilegal di kawasan tersebut. Mereka khawatir jika dibiarkan, kejadian serupa akan terulang dan menimbulkan korban.

23/05/2026 ( HS- S NOP,)

0 Komentar

© Copyright 2022 - hallosiginjai.com