Cari Blog Ini

Breaking News

Pemberantasan Narkoba Butuh Pendekatan Pencegahan dan Rehabilitasi


JAMBI– HALLO SIGINJAI - Al Haris Gubernur Jambi menegaskan pemberantasan narkoba perlu melibatkan seluruh pihak dengan mengedepankan pendekatan pencegahan, pendidikan, rehabilitasi, dan pemberdayaan masyarakat.

Pernyataan itu disampaikan usai pemusnahan puluhan kilogram narkoba berbagai jenis di halaman Polda Jambi, Kamis 21 Mei 2026.

Banyak pengguna narkotika yang kembali terjerumus setelah selesai menjalani hukuman penjara, karena belum mendapatkan pendampingan dan rehabilitasi yang optimal,” Ucap Al Haris.

Ia menilai pemenjaraan saja tidak cukup. “Kalau semuanya dipenjara, penjara tidak akan muat. Banyak yang keluar, masuk lagi karena kembali memakai narkoba,” Ungkapnya.

Gubernur mendukung pembangunan panti rehabilitasi narkoba yang representatif di Jambi sebagai bagian dari upaya penanganan jangka panjang. Menurutnya, keberadaan pusat rehabilitasi yang memadai penting untuk membantu pengguna pulih dan kembali produktif di masyarakat.

Al Haris juga menekankan peran keluarga, lingkungan, sekolah, tokoh agama, dan seluruh unsur masyarakat dalam membangun kesadaran kolektif akan bahaya narkoba.

Ia mengingatkan, persoalan narkoba di Provinsi Jambi harus menjadi perhatian serius. Berdasarkan data Polda Jambi, kasus narkoba pada 2025 meningkat 13,95 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Kondisi ini, kata gubernur, memerlukan langkah strategis yang dilakukan secara terpadu melalui sinergi pemerintah daerah, aparat penegak hukum, BNN Provinsi Jambi, lembaga pendidikan, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen lainnya.

Penanganan narkoba tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tetapi juga harus menyentuh aspek sosial, ekonomi, pendidikan, dan kesehatan masyarakat. Penegakan hukum penting, tetapi bukan satu-satunya jawaban. Kita membutuhkan pendekatan yang lebih komprehensif,” Inginnya.

22/05/2026 (Hallo Siginjai - TPG)

0 Komentar

© Copyright 2022 - hallosiginjai.com