MUARO JAMBI - HALLO SIGINJAI – Komitmen menjaga lingkungan dan mutu pelayanan, Puskesmas Tempino memperkuat sinergi lintas sektor dalam penanganan kebersihan lingkungan serta pengolahan limbah. Fokus penanganan mencakup 3 jenis limbah utama: limbah cair, limbah medis, dan limbah B3.
dr. Agung Lastono, Kepala Puskesmas Tempino menyampaikan bahwa pengelolaan limbah di fasilitas kesehatan merupakan tanggung jawab bersama.
Kami tidak bisa jalan sendiri. Sinergi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten, DLH, pihak ketiga pengelola limbah B3 berizin, serta kader dan masyarakat jadi kunci agar Tempino tetap bersih dan aman. Kesehatan lingkungan adalah bagian dari kesehatan masyarakat,” ujar *dr. Agung Lastono.
Langkah sinergi yang dilakukan Puskesmas Tempino di bawah kepemimpinan dr. Agung Lastono :
1. Pengolahan Limbah Cair*: Memastikan IPAL Puskesmas berfungsi optimal sesuai standar Kemenkes. Limbah cair hasil layanan diolah sebelum dibuang agar tidak mencemari lingkungan sekitar.
2. Pengelolaan Limbah Medis*: Pemisahan limbah medis infeksius dan non-infeksius sejak di sumber. Limbah medis B3 seperti jarum suntik, vial, dan bahan terkontaminasi dikumpulkan, disimpan di TPS Limbah B3, lalu diserahkan ke pengelola berizin.
3. Kebersihan Lingkungan*: Gerakan bersih rutin area puskesmas, ruang tunggu, ruang periksa, dan sekitarnya. Melibatkan kader, petugas, dan masyarakat melalui program Jumat Bersih.
4. Edukasi & Pelatihan*: Seluruh petugas dilatih SOP pengelolaan limbah sesuai Permenkes. Kader juga diedukasi agar masyarakat paham bahaya pembuangan limbah medis sembarangan.
Target kami jelas: zero pencemaran dari limbah puskesmas, dan meningkatkan kepercayaan masyarakat untuk berobat dengan aman dan nyaman,” tegas *dr. Agung Lastono.
Puskesmas Tempino mengajak seluruh elemen masyarakat Tempino untuk ikut menjaga kebersihan dan tidak membuang limbah medis rumah tangga seperti masker bekas, jarum, atau obat kadaluarsa ke tempat sampah biasa. (AW) 03/07/2026

0 Komentar