Berdasarkan informasi di lapangan, kemacetan diduga dipicu oleh satu unit truk PS yang mengalami kerusakan . Saat ini mobil tersebut dalam keadaan kosong, truk tersebut diduga merupakan angkutan minyak mentah ilegal yang biasa beroperasi melintasi tiga wilayah provinsi, yakni Sumatera Selatan, Jambi, dan Pekanbaru, Riau.
Pantauan di lokasi, ratusan kendaraan roda dua, mobil pribadi, hingga truk kontainer terjebak dan tidak bisa bergerak. Antrean kendaraan tampak mengular dari akses menuju jembatan hingga di atas Jembatan Aur Duri 1.
Kekesalan warga pun memuncak. Sejumlah warga mengaku sudah geram dengan lalu lalang truk muatan minyak mentah ilegal yang kerap menimbulkan kemacetan dan rawan kecelakaan.
"Kami sudah geram. Ini meresahkan. Ke depan warga akan melakukan sweeping dan memberhentikan truk-truk BBM minyak mentah ilegal. Mobilnya akan langsung kami serahkan ke pihak hukum," ujar salah seorang warga dengan nada kesal.
Akibat kejadian ini, aktivitas warga dan distribusi barang di Jalintim Sumatra terganggu. Pengguna jalan diimbau untuk mencari jalur alternatif. (TPG - 21/07/2026)

0 Komentar